Keadaan darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Dampak dari ketidaksiapsiagaan darurat akan menyebabkan cedera dan penyakit kerja. Oleh karena itu, perusahaan harus menyediakan prosedur dan fasilitas kesiapsiagaan darurat perusahaan agar dapat merespons keadaan darurat dengan cepat dan efektif.
Keadaan darurat di lingkungan kerja dapat mengancam pekerja, pelanggan, hingga masyarakat yang berpotensi mengganggu atau menghentikan operasional dan menyebabkan kerusakan fisik maupun lingkungan. Keadaan darurat dapat bersifat alami atau buatan manusia (disengaja atau tidak disengaja). Keadaan darurat dapat diantisipasi dengan menyiapkan program kesiapsiagaan darurat perusahaan yang dapat membantu perusahaan memitigasi situasi yang tidak terduga.
Program kesiapsiagaan darurat merupakan serangkaian kegiatan terstruktur untuk mempersiapkan, merespons, dan memulihkan diri dari bencana dengan melibatkan perencanaan, pelatihan, simulasi, serta sistem peringatan dini.
Baca juga: Inilah Jenis ISO untuk Proyek Konstruksi yang Tepat!
Berikut beberapa alasan pentingnya menyiapkan program kesiapsiagaan darurat perusahaan:
Program kesiapsiagaan darurat membantu memastikan pekerja mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat, sehingga risiko cedera maupun korban jiwa dapat diminimalkan.
Penanganan darurat yang cepat dan terstruktur mampu menekan kerusakan fasilitas, peralatan, serta menghentikan gangguan operasional dalam waktu yang lebih singkat.
Untuk memitigasi situasi darurat, perusahaan dapat menerapkan program kesiapsiagaan darurat perusahaan. Berikut langkah-langkahnya:
Perusahaan dapat melakukan langkah awal dengan mengidentifikasi potensi keadaan darurat yang mungkin terjadi seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, tumpahan bahan kimia, hingga ancaman keamanan dengan cara membuat dokumen analisis risiko yang menjadi dasar perencanaan kesiapsiagaan darurat perusahaan.
Susun rencana tanggap darurat dengan cara menyediakan prosedur evakuasi, mempersiapkan tim tanggap darurat, memiliki daftar kontak internal tim darurat internal atau eksternal, serta memiliki prosedur pertolongan pertama.
Perusahaan harus memastikan ketersediaan fasilitas dan peralatan darurat berupa APAR, sistem alarm, perlengkapan P3K, serta tersedianya jalur evakuasi.
Berikan latihan tanggap darurat berupa pelatihan teori keadaan darurat dan simulasi latihan evakuasi secara berkala seperti kebakaran atau gempa bumi.
Evaluasi dilakukan untuk perbaikan yang berkelanjutan dengan cara menginvestigasi penyebab insiden dan bagaimana penangan yang harus dilakukan, melakukan pengecekan rutin terhadap alat keselamatan dan prosedur keselamatan, serta merencanakan langkah-langkah pemulihan pasca keadaan darurat agar operasional dapat pulih secepatnya.
Program kesiapsiagaan darurat perusahaan menjadi penting karena tidak hanya menyangkut keselamatan personel dan aset perusahaan, tetapi juga mencakup pemulihan bisnis perusahaan pasca keadaan darurat. Jika Anda ingin mendapatkan informasi yang serupa, Anda dapat berkunjung ke situs website kami melalui sertifikasiisomurah.com. Tim kami menyediakan konsultasi sertifikasi sistem manajemen, legalitas perusahaan, hingga ketenagalistrikan. Segera konsultasikan dengan kami!

Leave Your Comment